razia.jpg
Sob,razia kendaraan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian biasanya sering membuat orang jadi benci dengan Polisi,terutama pelajar sekolah.Tapi jika di tanya kenapa anda benci sekali dengan Polisi pas ada razia kendaraan??rata rata jawabanya tidak punya SIM dll.

Lalu sebenarnya yang salah ini siapa sih??Kita harus tau,bahwa polisi melakukan razia yang dilihat adalah pengendara yang tertib dan pengendara yang tidak tertib.
Dalam merazia Polisi tidak akan pandang bulu entah pelajar,guru,petani atu pejabat.

Ini ada kejadian dimana seorang guru yang melabrak ke Polisi karena banyak muridnya yang di tilang.

Pak guru menginginkan muridnya tidak ada yang ditilang kata pak guru kasian muridnya g punya uang misalkan harus kena denda.
Loh..loh..loh..!Ini guru apa maksudnya ya??

Sebenarnya sih maksud dari Pak Guru baik namun salah!salahnya apa???ya salah karena membela yang salah.

Tentunya Polisi menilang sang murid lantaran sang murid tidak tertib,entah tidak pakai helm atau tidak punya SIM.

Saya berfikir alangkah baiknya jika razia ketertiban ini dilakukan pihak sekolahan atau pihak sekolahan memberikan pengarahan tentang bagaimana tertib berlalulintas,Atau bikin peraturan jika tidak punya SIM alias tidak tertib tidak boleh membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

Karena banyak kecelakaan bermula dari Pengendara yan tidak tertib berlalulintas.

Tingkatkan disiplin berlalulintas.

Dikirim menggunakan Wordmobi

Iklan

About Rudy SouL

Biker-blogger yang masih minim pengetahuan dan pengalaman.Tapi bukan g tahu apa-apa dan nggak punya pengalaman apapun.

13 responses

  1. Rudy Sou1 berkata:

    oye.. 😎

  2. cafebiker berkata:

    polisi cari ceperan

  3. bapakeValen berkata:

    gurune kon nyontoh Pak Bambang kuwi…
    Cah sekolah paling2 ra duwe SIM..

  4. ngisin2ke awakke dewe gurune nek ngono kuwi, kudune muride didandani cik

  5. Rudy Sou1 berkata:

    bapakevalen : lohh..pak Bams ternyata guru to?? xixixixixi (pura pura ndak tau) 😀

    bejubel : akhirnya ya pak guru pulang tanpa hasil,lawong muridnya memang salah (tidak tertib)

    Pak Bams : setujuh pak 😀

  6. bapakeValen berkata:

    lha kuwii… pak gurune melu komen 😀

  7. Ship berkata:

    Yup…betul sekali. Pada umumnya, pengendara yang paling brengsek di jalan raya ya para siswa itu. Sudah tidak punya SIM, caranya berkendara pun cenderung membahayakan pengguna jalan yang lain. Jika sejak muda sudah terbiasa membahayakan orang lain, setelah dewasa bisa membahayakan bangsa dan negara.

  8. gogo berkata:

    yang bener yg mana neh, di sekolah gurunya jg mungkin ada yg suka ngelanggar juga.. orang tua murid harusnya yg paling berperan mendidik saat memberi anaknya motor..

  9. Rudy Sou1 berkata:

    gogo : siipp setuju.paling tidak orang tu membelikan anaknya motor setelah anaknya memang sudah bisa bertanggung jawab baik dirinya maupun orang lain 😀

  10. gesang86 berkata:

    halach….pandang bulu mas brow…..
    *catatan Pokok’e duwe kenalan/sodara POLISI, AMAN JAYA……(sudah membuktikan)
    xixxiixiiii….